Rapat Terbatas di Istana Bahas Koperasi Merah Putih & Hilirisasi

Kamis, 23 Juli 2026 | 20:06:32 WIB
Prabowo Panggil Sejumlah Menteri ke Istana Bahas Koperasi Merah Putih [FOTO: NET].

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengundang sejumlah menteri Kabinet Merah Putih menuju Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta pada hari Kamis tanggal 23 Juli 2026, guna menghadiri rapat terbatas yang diestimasi mengulas progres program strategis pemerintah, utamanya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih).

Rombongan menteri terpantau mulai berdatangan sekitar pukul 12.02 WIB dengan balutan kemeja putih. Sejumlah figur yang hadir di antaranya Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra, serta Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago.

Berikutnya, tampak pula kehadiran Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, serta Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan.

Selain itu, hadir pula Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan Budiman Sudjatmiko, beserta Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) Aris Marsudiyanto.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa dirinya memprediksi pertemuan tersebut bakal membicarakan perihal Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Kendati demikian, ia mengaku belum mengetahui secara rinci materi pokok yang akan diarahkan oleh Presiden.

"Koperasi Desa Merah Putih sepertinya itu. Tapi saya belum tahu betul, saya bawa bahan saja yang banyak," kata Purbaya kepada wartawan sebelum mengikuti rapat.

Ketika disinggung apakah agenda rapat itu turut menyinggung persiapan peluncuran massal lanjutan Koperasi Merah Putih secara serentak, Purbaya menuturkan bahwa pihaknya masih menanti instruksi langsung dari Presiden.

"Belum tahu, saya mau dengar," ujarnya.

Di sisi lain, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia membeberkan bahwa topik bahasan rapat terbatas tidak sebatas urusan koperasi saja, melainkan mencakup pula dinamika perekonomian nasional serta program hilirisasi.

"Pembahasan [ratas] termasuk di dalamnya adalah mengenai koperasi dan perkembangan ekonomi serta hilirisasi," kata Bahlil.

Menurut penuturannya, jajaran Kementerian ESDM bakal melaporkan perkembangan program yang bersinggungan langsung dengan sektor energi serta hilirisasi industri.

"Ya, termasuk hilirisasi dan ketahanan energi. Nanti kami akan bicarakan lagi," tandas Bahlil.

Terkini