IHSG Sesi I Menguat 1,41 Persen, Saham Properti Pimpin Kenaikan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:34:02 WIB
IHSG Ditutup Menguat 1,41 Persen, Saham Properti dan Energi Pimpin Kenaikan [FOTO: NET].

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mencatatkan penguatan pada penutupan perdagangan sesi pertama hari Selasa (21/7/2026). Pergerakan indeks melompat naik sebesar 1,41 persen hingga parkir di level 6.319,850.

Laju IHSG tersebut ditopang oleh mayoritas sektor yang kompak bergerak di zona hijau. Sektor properti keluar sebagai penyumbang kontribusi terbesar dengan pertumbuhan sebesar 2,93 persen, disusul kemudian oleh sektor energi yang naik 2,75 persen, serta sektor bahan baku sebanyak 2,37 persen.

Baca juga: IHSG Hari Ini Dibuka Menguat ke Level 6.273,57, Saham Perbankan Menghijau Lihat Foto Ilustrasi saham, pasar saham, bursa saham.(PEXELS/ROMULO QUEIROZ)

Selanjutnya, penguatan juga dialami oleh sektor teknologi sebesar 2,06 persen, sektor infrastruktur 1,92 persen, sektor industri 1,77 persen, sektor siklikal naik 0,83 persen, sektor transportasi 0,59 persen, sektor non-siklikal 0,52 persen, serta sektor keuangan yang mengekor dengan kenaikan 0,49 persen.

Menguat Tipis, IHSG Naik ke 6.100 dan Rupiah di Rp 18.000 Artikel Kompas.id

Di tengah dominasi zona hijau tersebut, tercatat hanya sektor kesehatan yang mengalami pelemahan sebesar 1,39 persen.

Masuk dalam jajaran emiten dengan perolehan kenaikan tertinggi (top gainers), saham PT Darma Henwa Tbk (DEWA) memimpin daftar setelah melonjak 9,54 persen ke posisi harga Rp 436. Kenaikan impresif turut dibukukan oleh PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) yang menguat 8,58 persen ke level Rp 885, serta PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) yang meroket 7,54 persen ke angka Rp 2.280.

Baca juga: Sinyal Kebangkitan IHSG, Investor Ritel Diminta Jangan Asal Borong Saham

Sebaliknya, barisan saham yang menjadi faktor pemberat indeks dipimpin oleh PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) yang terkoreksi 3,24 persen ke level Rp 745. Penurunan tersebut disusul oleh PT Bank Jago Tbk (ARTO) yang melemah 2,50 persen ke Rp 1.360, serta PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) yang turun 1,15 persen ke posisi Rp 1.715.

Sepanjang jalannya sesi perdagangan, IHSG sepenuhnya bergerak di area positif setelah dibuka pada level 6.273,57, sempat menyentuh titik terendah di angka 6.247,35, serta mencapai level tertingginya pada posisi 6.321,51.

Baca juga: Dana Asing hingga MSCI Jadi Penentu Arah IHSG di Semester II-2026

Aktivitas transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI) terpantau sangat dinamis dengan volume perdagangan mencapai 30,96 miliar saham. Nilai transaksi keseluruhan menyentuh angka Rp 11,07 triliun dengan frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 1.762.226 kali.

Secara keseluruhan, mayoritas saham ditutup di zona positif. Tercatat sebanyak 387 saham berhasil menguat, 224 saham mengalami koreksi, dan 181 saham lainnya berada pada posisi stagnan. Adapun total kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia pada sesi ini mencapai Rp 11.035,94 triliun.

Terkini