DPR Tekankan Keseimbangan Ekosistem Film untuk Keberlanjutan Industri

Senin, 22 Juni 2026 | 17:41:31 WIB
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Lamhot Sinaga

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Lamhot Sinaga, menekankan pentingnya keseimbangan dalam tiga mata rantai utama industri film, yakni produksi, distribusi, dan eksibisi. 

Menurutnya, agar industri film nasional dapat tumbuh berkelanjutan, seluruh rantai tersebut harus berjalan secara harmonis.

Dalam rapat Panja Kreativitas dan Distribusi Film Nasional di Jakarta, Senin (22/6/2026), Lamhot menilai tantangan utama perfilman nasional kini telah bergeser dari masalah produksi ke sektor hilir, yaitu hambatan dalam distribusi dan akses ruang tayang.

"Produksi tumbuh tetapi distribusinya tersumbat, maka industri tidak akan sehat. Film dengan kreativitas tinggi tidak memiliki nilai ekonomi tanpa kesempatan bertemu penonton," ujar Lamhot.

Ia menyoroti bahwa banyak film lokal yang telah lolos sensor justru kesulitan mendapatkan layar dan jam tayang layak di jaringan bioskop besar seperti Cinema XXI, CGV, dan Cinépolis. 

Kondisi pasar yang terkonsentrasi pada kelompok tertentu menciptakan persaingan tidak seimbang bagi rumah produksi kecil yang memiliki modal terbatas.

Lamhot menegaskan bahwa negara harus berperan aktif memastikan terciptanya kompetisi yang sehat guna mencegah ketimpangan struktural. 

Menurutnya, revisi kebijakan perfilman ke depan harus mampu menjawab tantangan akses layar dan perlindungan bagi kreator agar Indonesia dapat menjadi kekuatan perfilman regional.

"Indonesia memiliki potensi besar, tetapi itu hanya bisa terjadi jika seluruh rantai ekosistem berjalan adil, dari produksi sampai distribusi," pungkasnya.

Terkini