JAKARTA - Emiten properti yang terafiliasi dengan Sugianto Kusuma alias Aguan mencatatkan kinerja gemilang sepanjang 2025. PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI) dan PT Bangun Kosambi Sukses Tbk. (CBDK) menunjukkan lonjakan laba signifikan yang menarik perhatian investor.
Kinerja Keuangan PANI dan CBDK Tahun 2025
PANI meraup laba bersih sebesar Rp1,14 triliun per 31 Desember 2025. Angka ini melonjak 83,89% year on year (YoY) dibandingkan perolehan tahun 2024 sebesar Rp623,91 miliar.
Pertumbuhan laba tersebut mendorong nilai laba per saham PANI menjadi Rp67,69 dari sebelumnya Rp38,78 per saham. Pendapatan bersih perseroan juga meningkat 52,37% YoY menjadi Rp4,31 triliun dari Rp2,83 triliun pada 2024.
Sementara itu, CBDK mencatatkan laba bersih sebesar Rp1,36 triliun sepanjang 2025. Kenaikan ini setara 47,53% dibandingkan capaian tahun sebelumnya sebesar Rp924,75 miliar.
Laba per saham CBDK pun meningkat menjadi Rp241,45 dari posisi Rp181,25 per saham di 2024. Pendapatan bersih perseroan bertambah 11,32% menjadi Rp2,5 triliun dari Rp2,24 triliun sebelumnya.
Sebagian besar pendapatan CBDK berasal dari segmen real estat, yakni Rp2,46 triliun, disusul segmen konvensi Rp39,39 miliar. Hal ini menunjukkan fokus perseroan pada pengembangan properti yang strategis dan berkelanjutan.
Penopang Utama Pertumbuhan PANI dan Strategi Pra-penjualan
PANI mencatatkan prapenjualan Rp4,3 triliun sepanjang 2025, atau 100% dari target yang dibidik. Segmen residensial menjadi kontributor utama dengan Rp2,0 triliun, diikuti kaveling tanah komersial Rp1,2 triliun dan produk komersial Rp1,07 triliun.
Manajemen menilai capaian ini mencerminkan ketahanan fundamental bisnis PANI di tengah dinamika makroekonomi. Strategi pengembangan kawasan di Pantai Indah Kapuk 2 tetap efektif meski siklus industri properti nasional menyesuaikan diri.
Beroperasinya Nusantara International Convention and Exhibition (NICE) sejak Agustus 2025 menjadi katalis utama. Aset MICE ini memiliki gross building area sekitar 375.000 m2 di atas lahan 123.000 m2, mendukung ekosistem kawasan PIK 2 secara menyeluruh.
Presiden Direktur PANI, Sugianto Kusuma, menyebut pencapaian marketing sales 2025 menunjukkan keseimbangan antara pertumbuhan dan kehati-hatian. Ia menekankan pentingnya mempertahankan kualitas produk sekaligus merespons perubahan pasar secara adaptif.
Pendekatan Prudent dan Fokus pada Pertumbuhan Berkualitas
Aguan menilai tahun 2025 sebagai periode konsolidasi yang sehat. Meski daya beli masyarakat dan kondisi makroekonomi berubah, PANI tetap menekankan pertumbuhan yang berkualitas dan berkelanjutan.
Pencapaian 100% target prapenjualan membuktikan strategi pengembangan kawasan terintegrasi di PIK 2 relevan dengan kebutuhan pasar. Kepercayaan konsumen dan investor tetap terjaga berkat fondasi bisnis yang kuat dan produk yang terstandardisasi.
Ke depan, PANI akan mengedepankan strategi pengembangan prudent. Fokusnya adalah menciptakan nilai jangka panjang melalui penguatan ekosistem kawasan dan optimalisasi portofolio produk yang beragam.
Langkah ini juga mendukung pertumbuhan properti yang tidak hanya kuantitatif tetapi juga berkualitas. Konsistensi strategi diyakini akan menjaga reputasi PANI sebagai pengembang properti terkemuka di kawasan strategis.
CBDK dan Kontribusi Segmen Real Estat serta Konvensi
CBDK menunjukkan pertumbuhan stabil pada segmen real estat dan konvensi. Pendapatan Rp2,46 triliun dari real estat menjadi andalan, sementara Rp39,39 miliar dari konvensi menambah diversifikasi portofolio pendapatan.
Laba bersih yang melonjak 47,53% memperkuat posisi CBDK di pasar properti. Nilai laba per saham yang meningkat menjadi indikator efisiensi operasional dan daya tarik investasi perusahaan.
Pendapatan yang stabil juga mencerminkan permintaan yang tetap tinggi pada hunian dan properti komersial. Hal ini menunjukkan preferensi konsumen terhadap produk berkualitas dan lokasi strategis tetap terjaga.
CBDK dan PANI sama-sama menekankan pentingnya sinergi antara pengembangan properti dan fasilitas pendukung. Pembangunan NICE menjadi contoh nyata bagaimana aset MICE dapat meningkatkan nilai ekosistem kawasan.
Dengan keberhasilan ini, kedua emiten menunjukkan bahwa pasar properti di kawasan strategis tetap menarik. Investor mendapat sinyal kuat bahwa pengembangan properti berbasis kualitas dan integrasi kawasan memiliki prospek cerah.
Keberhasilan PANI dan CBDK juga menjadi tolok ukur bagi pengembang lain. Strategi pemasaran, fokus pada fundamental, serta inovasi dalam pengembangan kawasan terbukti mampu mendorong pertumbuhan laba signifikan.