Jasa Raharja Pastikan Perlindungan dan Layanan Prima Masyarakat Selama Mudik Lebaran 2026

Kamis, 26 Februari 2026 | 08:57:52 WIB
Jasa Raharja Pastikan Perlindungan dan Layanan Prima Masyarakat Selama Mudik Lebaran 2026

JAKARTA - Jasa Raharja menegaskan kesiapan penuh untuk mengawal perlindungan masyarakat sepanjang arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 Hijriah/Lebaran 2026. Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menyampaikan hal ini dalam Rapat Koordinasi Persiapan Penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun 2026 yang digelar Kementerian Perhubungan di Jakarta, Rabu.

Kesiapan Terintegrasi dari Pra-Mudik Hingga Arus Balik

Awaluddin menekankan kesiapan perusahaan dilakukan secara terintegrasi, mencakup pra-mudik, arus mudik, dan arus balik. Kehadiran Jasa Raharja juga menjadi bagian dari komitmen BUMN untuk mendukung sistem transportasi nasional sekaligus memberikan perlindungan bagi masyarakat.

Perusahaan telah melakukan survei jalur dan pemetaan titik rawan kecelakaan bekerja sama dengan Korlantas Polri dan pemangku kepentingan lainnya. Petugas Jasa Raharja di 63 cabang dan 29 kantor wilayah melakukan ramp check bersama Ditlantas di masing-masing Polda, kegiatan yang masih berlangsung hingga saat ini.

Penguatan Pos Layanan dan Check Point

Dalam mendukung pengamanan Lebaran, Jasa Raharja mengoperasikan 25 pos pelayanan terpadu. Salah satu titik utama, KM 81, akan difungsikan sebagai check point untuk pengecekan kesehatan dan layanan pendukung lain di luar rest area.

Kolaborasi juga diperluas dengan rumah sakit guna memastikan proses penjaminan korban kecelakaan berjalan cepat dan tepat. Awaluddin menekankan program zero pending claim, sehingga korban kecelakaan bisa dilayani secara efektif dan transparan.

Digitalisasi dan Integrasi Sistem Santunan

Jasa Raharja terus memperkuat digitalisasi layanan santunan dan integrasi data dengan kepolisian serta rumah sakit. Langkah ini dilakukan untuk memastikan negara hadir dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat secara optimal.

Perusahaan juga meningkatkan standar pelayanan publik sebagai bagian dari ekosistem BUMN yang mendukung transformasi layanan di bawah koordinasi Danantara Indonesia. Semua upaya ini bertujuan menghadirkan pelayanan prima dengan prinsip melayani sepenuh hati selama mudik Lebaran 2026 berlangsung.

Koordinasi Lintas Sektor dan Arahan Menteri Perhubungan

Rapat koordinasi dipimpin langsung Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan diikuti kementerian, TNI/Polri, pemerintah daerah, operator transportasi, serta pimpinan BUMN sektor transportasi dan infrastruktur. Menhub menekankan pentingnya kesiapan teknis seluruh moda transportasi agar angkutan Lebaran berjalan aman dan lancar.

Dudy Purwagandhi juga meminta maskapai penerbangan menyiapkan penerbangan ekstra untuk mengantisipasi lonjakan penumpang. Selain itu, Pelindo diingatkan untuk mencegah kemacetan pasca-Lebaran seperti yang terjadi pada Natal dan Tahun Baru 2025/2026, khususnya di area penampungan kendaraan.

Koordinasi dan kepatuhan seluruh pihak menjadi faktor penting agar tidak terjadi gangguan yang berdampak pada kelancaran dan keselamatan masyarakat. Jasa Raharja menegaskan bahwa seluruh langkah yang diambil adalah untuk memastikan perlindungan dan keselamatan publik selama periode mudik dan balik Lebaran 2026.

Terkini