Prudential Indonesia Optimistis Pertumbuhan Asuransi 2026 Didukung Generasi Milenial dan Gen Z

Selasa, 10 Februari 2026 | 15:40:19 WIB
Prudential Indonesia Optimistis Pertumbuhan Asuransi 2026 Didukung Generasi Milenial dan Gen Z

JAKARTA - PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) menilai kebutuhan masyarakat terhadap produk asuransi masih tinggi pada 2026. Hal ini menunjukkan potensi pasar yang masih luas untuk dijangkau oleh perusahaan asuransi.

Vice President Director Prudential Indonesia, Vikas Sinha, menyampaikan bahwa peningkatan kesadaran masyarakat menjadi faktor utama pertumbuhan ini. “Prospek asuransi masih ada peluang untuk pertumbuhan,” ujarnya kepada Kontan, Kamis, 5 Februari 2026.

Peluang dari Pergeseran Demografi

Vikas menjelaskan ada banyak peluang yang bisa dioptimalkan perusahaan asuransi untuk meningkatkan penetrasi pasar. Fokus utama adalah memberikan solusi yang tepat sesuai profil risiko nasabah.

Salah satu peluang penting berasal dari pergeseran demografi yang didominasi generasi Milenial dan Gen Z. Generasi ini mencapai 54% dari total populasi di Indonesia, sehingga menjadi target strategis Prudential Indonesia.

Strategi Customer-Centric dan Inovasi Produk

Oleh karena itu, Prudential Indonesia berkomitmen melanjutkan strategi perusahaan untuk meningkatkan kinerja. Strategi ini mencakup solusi keuangan dan kesehatan yang mudah diakses, terjangkau, dan berorientasi pada nasabah.

Vikas menegaskan perusahaan akan terus menghadirkan inovasi produk baru dengan fitur yang membedakan dan layanan yang disesuaikan kebutuhan masyarakat. Pendekatan ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan bisnis sekaligus memperkuat loyalitas nasabah.

Produk Perlindungan dan Kepastian Dana Tunai

Dari sisi produk, Prudential Indonesia memiliki produk perlindungan dengan manfaat dana tunai pasti, seperti PRUSmart Plan. Produk ini menjadi opsi bagi masyarakat yang ingin mendapatkan kepastian imbal hasil di tengah volatilitas pasar saat ini.

Saat ini, perusahaan juga tengah menyiapkan produk baru untuk generasi muda. Produk ini membantu mereka memiliki perencanaan keuangan yang lebih terstruktur namun tetap fleksibel, dengan manfaat dana mapan pasti.

Produk baru tersebut bertujuan melindungi kondisi keuangan nasabah sekaligus memberikan manfaat dana mapan untuk masa depan. “Dengan demikian, mereka dapat menjadi mandiri secara finansial dan tidak menjadi beban bagi keluarga, sehingga dapat membantu menghentikan fenomena generasi sandwich,” tutur Vikas.

Pengembangan Jaringan Distribusi dan Literasi Asuransi

Prudential Indonesia juga fokus mengembangkan jaringan distribusi untuk menjangkau pasar generasi Milenial dan Gen Z. Strategi ini dilakukan melalui kampanye kepada nasabah existing maupun calon nasabah baru, baik melalui media konvensional maupun digital.

Peran tenaga pemasar tetap menjadi kunci dalam literasi asuransi. Vikas menekankan pentingnya peningkatan kualitas dan profesionalisme tenaga pemasar melalui pelatihan dan sertifikasi wajib.

Perusahaan juga membuat program untuk memperluas distribusi dan menambah jumlah tenaga pemasar. Targetnya, menarik minat Gen Z untuk berprofesi sebagai tenaga pemasar sekaligus meningkatkan penetrasi pasar di kalangan generasi muda.

Kerja Sama Bancassurance dan Kinerja Keuangan

Prudential Indonesia terus memperkuat kerja sama dengan mitra perbankan melalui produk bancassurance yang sesuai kebutuhan nasabah mitra. Strategi ini memperluas jangkauan perusahaan sekaligus mendukung pertumbuhan premi.

Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, Prudential Indonesia mencatat laba setelah pajak sebesar Rp 2,08 triliun pada 2025. Nilai ini meningkat 34,19% secara Year on Year (YoY).

Pendapatan premi perusahaan juga mengalami kenaikan, mencapai Rp 21,07 triliun pada 2025. Angka tersebut tumbuh 1,54% secara YoY, menunjukkan performa perusahaan yang stabil meski menghadapi tantangan ekonomi global.

Kesimpulan: Peluang dan Tantangan Asuransi di 2026

Dengan pertumbuhan populasi Milenial dan Gen Z serta meningkatnya kesadaran akan pentingnya asuransi, Prudential Indonesia melihat peluang besar pada 2026. Strategi inovasi produk, distribusi yang luas, dan fokus pada nasabah menjadi kunci pertumbuhan.

Perusahaan juga menekankan literasi asuransi sebagai bagian dari pengembangan tenaga pemasar. Dengan pendekatan ini, Prudential Indonesia berharap dapat memperkuat posisi di pasar sekaligus membantu masyarakat menjadi mandiri secara finansial.

Terkini