JAKARTA - Penurunan harga BBM nonsubsidi dari Pertamina menjadi kabar baik bagi masyarakat yang rutin mengisi bahan bakar kendaraan. Pada Selasa, 10 Februari 2026, PT Pertamina menyesuaikan harga BBM jenis Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamax Green 95, Dexlite, dan Pertamina Dex.
Perubahan harga ini berlaku di SPBU seluruh Indonesia, termasuk wilayah dengan PBBKB 5 persen seperti DKI Jakarta dan sekitarnya. Penyesuaian harga bertujuan untuk memberikan keringanan bagi konsumen di tengah fluktuasi harga energi global.
Rincian Penurunan Harga BBM Nonsubsidi
Harga Pertamax saat ini dibanderol Rp11.800 per liter, turun dari sebelumnya Rp12.350 per liter. Sementara itu, Pertamax Turbo turun menjadi Rp12.700 per liter dari Rp13.400 per liter sebelumnya.
Pertamax Green 95 dijual Rp12.450 per liter, lebih rendah dibandingkan harga lama Rp13.150 per liter. Dexlite kini dipatok Rp13.250 per liter dari sebelumnya Rp13.500 per liter, sedangkan Pertamina Dex turun menjadi Rp13.500 per liter dari Rp13.600 per liter.
Perubahan harga ini mencerminkan kebijakan Pertamina untuk menyesuaikan harga BBM nonsubsidi dengan kondisi pasar dan daya beli masyarakat. Penurunan ini juga menjadi sinyal bahwa pasokan energi domestik tetap stabil meski ada fluktuasi global.
Harga BBM Berdasarkan Wilayah
Di Aceh dan Sumatera Utara, harga Pertalite tetap Rp10.000 per liter. Pertamax dijual Rp12.100 per liter, Pertamax Turbo Rp13.000 per liter, Dexlite Rp13.550 per liter, Pertamina Dex Rp13.800 per liter, dan Solar Rp6.800 per liter.
Wilayah Free Trade Zone (FTZ) Sabang memiliki harga sedikit berbeda untuk Pertamax, yaitu Rp11.100 per liter. Dexlite di kawasan ini dijual Rp12.350 per liter, sedangkan Solar tetap Rp6.800 per liter.
Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau mencatat Pertamax Rp12.400 per liter. Pertamax Turbo Rp13.250 per liter, Dexlite Rp13.850 per liter, Pertamina Dex Rp14.100 per liter, dan Solar Rp6.800 per liter.
FTZ Batam menetapkan harga Pertamax Rp11.300 per liter dan Pertamax Turbo Rp12.050 per liter. Dexlite dijual Rp12.550 per liter, Pertamina Dex Rp12.800 per liter, sedangkan Solar Rp6.800 per liter.
Harga BBM di Pulau Jawa dan Bali
Wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur memiliki harga Pertalite Rp10.000 per liter. Pertamax dijual Rp11.800 per liter, Pertamax Turbo Rp12.700 per liter, Pertamax Green 95 Rp12.450 per liter, Dexlite Rp13.250 per liter, Pertamina Dex Rp13.500 per liter, dan Solar Rp6.800 per liter.
Bali dan Nusa Tenggara Barat memiliki harga BBM identik dengan wilayah Jawa. Pertalite tetap Rp10.000 per liter, Pertamax Rp11.800 per liter, Pertamax Turbo Rp12.700 per liter, Dexlite Rp13.250 per liter, Pertamina Dex Rp13.500 per liter, dan Solar Rp6.800 per liter.
Nusa Tenggara Timur sedikit berbeda, dengan Pertamax Rp12.100 per liter dan Pertamax Turbo Rp13.000 per liter. Dexlite dijual Rp13.550 per liter, Pertamina Dex Rp13.800 per liter, serta Solar Rp6.800 per liter.
Harga BBM di Kalimantan dan Sulawesi
Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur mencatat harga Pertamax Rp12.100 per liter. Pertamax Turbo Rp13.000 per liter, Dexlite Rp13.550 per liter, Pertamina Dex Rp13.800 per liter, dan Solar Rp6.800 per liter.
Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara menetapkan harga Pertamax Rp12.400 per liter. Pertamax Turbo Rp13.250 per liter, Dexlite Rp13.850 per liter, Pertamina Dex Rp14.100 per liter, dan Solar Rp6.800 per liter.
Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Barat memiliki harga Pertamax Rp12.100 per liter. Pertamax Turbo Rp13.000 per liter, Dexlite Rp13.550 per liter, Pertamina Dex Rp13.800 per liter, dan Solar Rp6.800 per liter.
Harga BBM di Maluku dan Papua
Maluku dan Maluku Utara menetapkan Pertamax Rp12.100 per liter, Dexlite Rp13.550 per liter, dan Solar Rp6.800 per liter. Wilayah ini tidak mencantumkan harga Pertamina Dex karena tidak dijual secara umum di beberapa SPBU.
Papua, Papua Barat, dan Papua Barat Daya memiliki harga Pertamax Rp12.100 per liter. Dexlite Rp13.550 per liter, Pertamina Dex Rp13.800 per liter di beberapa wilayah, dan Solar tetap Rp6.800 per liter.
Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan hanya menjual Pertalite Rp10.000 per liter, Pertamax Rp12.100 per liter, Dexlite Rp13.550 per liter, dan Solar Rp6.800 per liter. Penyesuaian harga ini memastikan ketersediaan BBM tetap merata di seluruh wilayah Indonesia.
Dengan penurunan harga BBM nonsubsidi ini, masyarakat di berbagai wilayah dapat merasakan keringanan biaya transportasi. Langkah Pertamina juga menjadi indikator stabilitas energi domestik di tengah fluktuasi harga global.