PGN Tingkatkan Keandalan Penyaluran Gas Bumi di Jawa Timur Lewat Integrasi Infrastruktur Strategis

Jumat, 06 Februari 2026 | 08:35:56 WIB
PGN Tingkatkan Keandalan Penyaluran Gas Bumi di Jawa Timur Lewat Integrasi Infrastruktur Strategis

JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menegaskan komitmen penguatan operasional untuk memastikan keandalan penyaluran gas bumi di Jawa Timur (Jatim). Langkah ini dilakukan melalui optimalisasi jaringan pipa yang saling terintegrasi dan penguatan infrastruktur strategis.

Saat ini, penyaluran gas bumi PGN di Jatim mencapai 197,91 BBTUD. Sebagian besar pasokan diserap oleh sektor industri yang terus mengalami peningkatan seiring pertumbuhan ekonomi.

Angka penyaluran ini berpotensi meningkat dalam beberapa tahun ke depan. Geliat ekonomi di Jatim mendorong kebutuhan energi yang terus tumbuh, sehingga pasokan gas bumi menjadi sangat penting.

Ketahanan Energi Regional

Komitmen PGN sejalan dengan pandangan BPH Migas mengenai peran penting gas bumi dalam mendukung ketahanan energi regional. Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas, menekankan pentingnya diversifikasi sumber energi untuk memenuhi kebutuhan yang terus meningkat.

“Penyerapan gas bumi di Jawa Timur menunjukkan tren kebutuhan yang tinggi. Dengan kebutuhan yang besar dan terus tumbuh, diversifikasi sumber energi perlu diperkuat,” kata Wahyudi Anas dalam agenda di Surabaya, Rabu, 4 Februari 2026.

Direktur Komersial PT PGN (Persero) Tbk, Aldiansyah Idham, menjelaskan bahwa integrasi jaringan pipa eksisting dan pemanfaatan infrastruktur beyond pipeline menjadi kunci penguatan pasokan gas bumi di Jatim.

"PGN siap beradaptasi dengan berbagai skema pasokan gas bumi untuk merespon kebutuhan demand secara efisien sekaligus mendukung keandalan energi di Jatim," tambah Aldiansyah.

Skema beyond pipeline menjadi bagian dari strategi utama PGN yang disebut “adapt”. Strategi ini menekankan penguatan skema LNG untuk menghadirkan fleksibilitas pasokan gas bumi.

Dengan kehadiran infrastruktur pendukung LNG di wilayah Jatim, diharapkan mampu meningkatkan integrasi infrastruktur. Hal ini juga mendukung keandalan energi regional dan meminimalkan risiko gangguan pasokan.

Upaya Stabilitas dan Optimalisasi Jaringan

General Manager SOR III PGN, Hedi Hedianto, menambahkan PGN terus melakukan berbagai upaya teknis dan operasional untuk menjaga stabilitas jaringan gas bumi di wilayah Jatim. Optimalisasi jaringan, penguatan pasokan dari berbagai sumber, serta koordinasi intensif menjadi strategi utama perusahaan.

“Optimalisasi jaringan, penguatan pasokan dari berbagai sumber, serta koordinasi intensif dengan seluruh pemangku kepentingan menjadi bagian dari strategi kami untuk memastikan layanan gas bumi tetap andal,” imbuh Hedi.

Selain itu, PGN juga memperluas Jaringan Gas Rumah Tangga (Jargas) di Jatim. Program ini bertujuan menyediakan gas bumi secara langsung bagi rumah tangga maupun UMKM, sekaligus mendukung penggunaan energi domestik yang lebih efisien.

Jargas menjadi bagian dari dukungan optimalisasi energi domestik. Inisiatif ini juga sejalan dengan transisi energi menuju Net Zero Emission 2060, yang menjadi target pemerintah dan PGN.

Peningkatan Infrastruktur untuk Masa Depan Energi

Penguatan infrastruktur PGN di Jatim tidak hanya berfokus pada industri besar. Investasi infrastruktur juga diarahkan untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat, termasuk sektor UMKM yang membutuhkan pasokan gas bumi andal.

Dengan jaringan yang lebih luas dan terintegrasi, PGN dapat merespons lonjakan permintaan energi dengan cepat. Hal ini penting untuk menjaga keandalan pasokan dan mengurangi risiko gangguan distribusi.

Kehadiran infrastruktur LNG mendukung fleksibilitas pasokan gas bumi. Dengan strategi ini, PGN mampu menyesuaikan pasokan dari berbagai sumber sesuai kebutuhan di berbagai wilayah Jatim.

Selain itu, optimalisasi pipa eksisting dan integrasi dengan jaringan baru menjadi fokus utama PGN. Strategi ini bertujuan menjaga kelancaran operasional sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi regional.

Manfaat bagi Masyarakat dan Industri

Keberadaan jaringan gas yang andal memberi manfaat langsung bagi industri di Jatim. Ketersediaan energi yang stabil dapat mendorong efisiensi produksi dan menurunkan biaya operasional.

Masyarakat rumah tangga juga memperoleh keuntungan dari Jargas. Akses gas bumi langsung meningkatkan kenyamanan dan keamanan penggunaan energi di rumah.

Program pengembangan energi domestik oleh PGN sejalan dengan strategi nasional. Optimalisasi energi rumah tangga dan UMKM membantu pemerintah mendorong transisi energi bersih secara bertahap.

Dengan berbagai inisiatif ini, PGN memperkuat posisi sebagai subholding gas Pertamina yang andal. Keandalan pasokan gas bumi di Jatim menjadi kunci dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan ketahanan energi regional.

Terkini